Top
Blog
 
Sep 14
Tentang Exfoliate yang perlu anda ketahui
 

TENTANG EXFOLIATE YANG PERLU ANDA KETAHUI

Mungkin Anda Geram sudah coba bermacam-macam produk skincare tapi tidak efektif sama sekali. Dimana lagi produk perawatannya mahal, tetapi kulit tidak berubah dan anda mulai berpikir apakah ini pemalsuan iklan atau tidak, hanya saja jangan-jangan sel kulit mati kamu numpuk karena tidak rutin exfoliate

Exfoliate adalah proses pengelupasan sel kulit mati dari permukaan kulit.

Tapi mengapa kita harus membersihkan sel kulit mati?

Sebenarnya, sel-sel kulit mati tidak sama sekali buruk untuk wajah. Kita membutuhkan lapisan atau juga sel-sel mati di wajah kita untuk menjaga kulit kita terhidrasi, karena terlalu banyak paparan ke atmosfer akan membuat dehidrasi wajah lebih cepat. Dengan demikian, sel-sel kulit mati melindungi kulit kita dari kotoran dan debu berbahaya lingkungan sekitarnya. Namun, terlalu banyak penumpukan kulit mati di wajah kita juga akan menyebabkan masalah muncul di kulit kita. Dibutuhkan sekitar 28 hari untuk sel-sel kulit untuk beregenerasi. Karena kulit kita terus-menerus dalam proses menciptakan sel-sel baru dan mengeluarkan sel-sel lama, jika ada penyumbatan minyak berlebih, rias wajah, atau produk lain, proses alami ini mungkin tidak berjalan dengan lancar. Jadi, eksfoliasi dan pembersihan menjadi kunci untuk membantu untuk menyingkirkan penumpukan sel kulit mati di wajah kita dan meningkatkan kemampuan kulit Anda untuk menyerap perawatan kulit lebih baik

 

Menumpuknya sel kulit mati, menyebabkan kulit terlihat kusam, bersisik, warna kulit tidak merata, muncul blackhead whitehead dan bintik hitam. Dengan melakukan exfoliation secara benar, kulit akan terlihat lebih bersih, glowing dan awet muda.

Exfoliate dibagi menjadi 2 tipe, physical dan chemical. 

1. PHYSICAL/MECHANICAL EXFOLIATE

Exfoliate jenis ini yang banyak beredar dan paling sering digunakan orang orang. Cara kerjanya, sel kulit mati dibersihkan dengan bantuan alat atau produk sejenis scrub. Mirip mirip kaya kusen yang lagi diamplas.


Microdermabrasion merupakan salah satu contoh cara physical exfoliation yang dilakukan tenaga ahli.

Contoh produk yang mengandung physical exfoliate: 

  • Scrub 
    Berbentuk butiran kasar/halus (beads). Tidak direkomendasikan untuk kulit yang sensitif. Sangat rentan overexfoliate dengan melakukan scrubbing terlalu sering dan kasar.

    Seringkali butiran butiran ini dimasukan ke produk cleanser. Saya sih kurang ngerekomendasiin produk cleanser yang mengandung beads. Kesannya memang multitasking cleanser, clean iya dan exfoliate juga. Mungkin bisa digunakan, tapi selang seling, tidak bisa tiap hari, tidak bisa juga dibarengi sama exfoliate product yang lain.


*contoh Body scrub dari A bonne ini bit.ly/2CSyVLK
 

  • Peeling gels 
    Salah satu jenis physical expoliation yang paling gentle. Biasanya berbentuk gel atau liquid yang bisa mengangkat sel kulit mati ketika digosokan ke wajah. Begitu digosokan, keliatan residu peelingnya nyatu sama daki sel kulit mati.


    rekomendasi peeling gel lembut dari kami Gently Vita Exfoliator bit.ly/2skLC9J

     
  • DIY
    Kalau pun memilih untuk berphysical exfo, saya lebih ngerekomendasiin bikin sendiri  dari bahan bahan yang ada di dapur. Misalnya dari oatmeal, kopi, baking soda, gula dan garam.
     
  • Tools
    Banyak banget alat yang bisa digunakan buat physical exfoliation. Bisa dipakai stand alone atau digabung dengan facial cleanser. Beberapa diantaranya, washlap, konjac sponge, brushes, clarisonic, dll.

 

2. CHEMICAL EXFOLIATE

Biasanya berbentuk cair. Tidak perlu digosok gosok kaya pakai physical exfoliate karena mengandung bahan kimia yang bisa mengangkat sel kulit mati. Cara kerja chemical exfoliate biasanya dengan menormalkan pergantian sel atau membantu melepaskan "lem" yang merekat sel kulit mati dengan permukaan kulit. Jenis exfoliation ini bekerja lebih baik dibanding physical exfoliate.


Bahan kimiawi yang terdapat di chemical exfo product:

  • AHAs (Alpha Hydroxy Acids)
    Ingredients : glycolic acid, lactic acid, and mandelic acid. Cocok untuk kulit kering.

 

  • BHAs (Beta Hydroxy Acids)
    Ingredients yang biasa digunakan di skincare yaitu salicylic acid. Salicylic acid biasa terdapat di produk yang diperuntukan untuk kulit berminyak, komedo, dll.

 

  • PHAs (Poly hydroxy acids) 
    PHAs lebih lembut dibanding AHAs and BHA, sangat direkomendasikan untuk pemula. 

    Rekomendasi krim aha bha dari Chica Y Chico bit.ly/2OnaWph


*Perhatikan pH product

Salah satu yang harus diperhatikan saat memilih chemical exfoliate product itu pH. Jika pH terlalu tinggi, acid tidak akan berpenetrasi ke kulit dengan baik, jika pH terlalu rendah, maka rentan iritasi. 

AHAs: pH kurang dari 4, dengan kandungan aktif 4-10%
BHAs: pH kurang 3.5, dengan kandungan aktif 1-2%
 

Hati hati Exfoliate Berlebihan

Melakukan exfoliate harus hati-hati. Seringkali karena "ingin kinclong" kita berlebihan berexfoliate. 

Dulu, kulit saya tergolong yang berminyak-banget plus beruntusan *karena puber juga*. Bahkan kondisi muka sempet jadi bahan bully temen sekolah. Dari situ mulai icip product scrub dan peeling. Karena tidak tertib cara pakainya, bukan dapet hasil yang wah, kulit malah jadi kering, iritasi, ngelupas dibeberapa bagian, dan muncul jerawat. 

 

Walaupun chemical exfo lebih aman dibanding physical, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berexfoliating

1. Jangan menggabungkan dua produk exfo dalam skincare regime di satu hari

2. Selalu pakai hydrating toner setelah melakukan exfoliation

3. Jika baru menggunakan acid toner, mulai dengan yang paling ringan

4. Stop product jika sudah muncul tanda tanda over exfoliate, seperti : kulit memerah, mengelupas, muncul jerawat.