Top
Blog
 
Sep 02
Panduan Kapan Saatnya Membuang Produk Skincare-mu
 

Panduan Kapan Saatnya Membuang Produk Skincare-mu

Apakah kalian tahu kapan harus membuang produk skincare? Baca terus untuk mengetahuinya.

Tentunya kita semua tahu kapan sekotak susu lewat jatuh tempo, dan bahwa jika T-shirt ternoda tanpa bisa dikenali, mungkin lebih baik menggunakannya sebagai lap pembersih daripada untuk bergaya. Tetapi mungkin sulit untuk mengetahui kapan produk skincare kesayangan kita telah berubah.

Tidak hanya produk tertentu yang kehilangan khasiatnya dari waktu ke waktu, dalam kasus beberapa item, seperti SPF dan pelembab anti-penuaan, menggunakan perawatan kulit yang kadaluwarsa dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang.

Itulah mengapa penting untuk mengetahui umur dari apa yang ada dalam koleksi kecantikanmu. Baca terus untuk mengetahui apa yang harus dicari dalam beberapa formulasi K-beauty yang paling disukai, sehingga kamu selalu menggunakan produk yang paling ampuh dan efisien di wajah.

Apa itu PAO?

Simbol “Period After Opening’’ (Masa Setelah Pembukaan) biasanya muncul di bagian belakang dan dekat bagian bawah produk kesehatan dan kecantikan. Biasanya terlihat seperti ilustrasi kecil dari toples dan akan memiliki gambar di dalamnya yang berisi angka dan huruf M, misalnya, 6M. Ini berarti bahwa dalam pengujian laboratorium, merek telah menentukan produk akan tetap segar dan kuat hingga enam bulan setelah dibuka. Sebaiknya gunakan angka-angka ini sebagai pedoman untuk mengingat kapan harus membuang produk Anda, tetapi itu hanya jika kamu dapat mengingat kapan membeli/membukanya.

Tanggal kedaluwarsa

Produk lain, seperti tabir surya, sering kali memiliki tanggal kedaluwarsa yang tercetak di bagian bawah atau dekat tutupnya. Tanggal ini adalah jangka waktu sampai suatu produk dapat dijamin efektif.

Jika produk mu tidak memiliki tanggal kedaluwarsa atau PAO, atau Anda tidak dapat mengingat kapan membukanya, ada beberapa tanda penting yang harus Anda perhatikan untuk memastikan bahwa produk masih segar…

Pembersih berbahan dasar minyak

Minyak adalah lingkungan yang tak kenal ampun bagi bakteri—jauh lebih sulit bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang dalam basis berminyak. Maka dari itu, pembersih minyak, terutama yang dalam format balsem atau yang mengharuskan kamu membuka botol untuk mengakses produk, dapat terpisah setelah terpapar oksigen terlalu lama.

Perhatikan perubahan tekstur dan baunya, dan buang jika kamu melihat ada yang tidak beres. Pembersih minyak berbasis pompa, seperti Klairs Gentle Black Deep Cleansing Oil, adalah pilihan terbaik Anda untuk mempertahankan kesegaran, dan jika digunakan sesuai kebutuhan setiap hari, akan habis setelah dua hingga tiga bulan.

Pembersih berbahan dasar air

Bakteri jauh lebih bahagia di lingkungan yang berair, jadi penting untuk menggunakan pembersih berbahan dasar air dengan cepat setelah dibuka—maksimal 6-8 bulan, namun sabun berbusa yang mengandung asam seperti asam glikolat atau salisilat (seperti Benton Deep Green Tea Cleansing Foam) memiliki umur simpan sedikit lebih lama, karena bakteri dan asam tidak akur.

Sama seperti bahannya yang berminyak, menggunakan pembersih berbahan dasar air setiap hari sebagai bagian dari rutinitas Double Cleansing akan memastikan kamu mendapatkan produk paling segar hingga tetes terakhir.

Vitamin C

Vitamin C adalah antioksidan kuat, dan serum yang mengandung bahan ini dapat membantu mencerahkan warna kulit, menghaluskan garis-garis halus, dan membantu menyembuhkan jaringan parut. Vitamin C harus selalu dikemas dalam botol gelap atau buram, dan paparan oksigen harus minimal— selalu tutup rapat.

Serum vitamin C yang murni dan kuat akan menjadi jernih. Saat kamu mulai melihat serum berubah menjadi warna coklat atau oranye tembus pandang, saatnya untuk membuangnya. Ini berarti asam askorbat (vitamin C) telah teroksidasi, dan tidak lagi memiliki kekuatan antioksidan.

Itu sebabnya kami menyukai Skin&Lab Vitamin C Brightening Serum. Formula pencerah dibuat segar dalam jumlah kecil dan botol biru tua membantu melindungi asam askorbat dari kerusakan ringan.

Pelembab

Aturan umum untuk pelembab dan krim mata adalah membuangnya satu tahun setelah dibuka, tetapi hal-hal bisa menjadi sedikit lebih rumit dengan kemasan botol. Karena lebih banyak oksigen dapat masuk ke dalam produk dan mendorong pertumbuhan bakteri, disarankan untuk membuangnya setelah enam bulan.

Carilah pelembap dalam kemasan pump yang higienis, seperti ElishaCoy Tetraforce Cream, dan coba simpan toples kecil seperti yang berisi krim mata di lemari es. Ini akan memperlambat beberapa proses kedaluwarsa, dan akan berfungsi sebagai perawatan penghilang muka bengkak yang menyegarkan di pagi hari.

SPF

Aturan umum dengan SPF adalah bahwa satu botol harus digunakan per setiap musim dalam setahun. Dan meskipun SPF adalah salah satu dari sedikit produk yang kita pakai di tubuh kita yang diatur untuk memiliki tanggal kedaluwarsa, penting untuk diingat bahwa jika kamu masih memiliki sisa tabir surya saat mendekati tanggal kedaluwarsa, kemungkinan besar tidak cukup perlindungannya!

Intinya:

Ingatlah untuk selalu memperhatikan setiap perubahan pada tekstur, warna atau bau produk, dan jika produk yang selalu bekerja untuk kamu tiba-tiba menyebabkan iritasi atau tidak membuat kulit mu lebih segar seperti dulu, inilah saatnya untuk mengatakannya. Selamat tinggal. Saat kamu siap membuang produk, kosongkan semua isinya ke tempat sampah sebelum membersihkan bagian dalamnya (jika mungkin) dengan handuk kertas, lalu daur ulang kemasannya. Kami peduli dengan lingkungan seperti halnya kulit kami!