Top
Blog
 
May 17
Mitos Paling Umum tentang Pori-Pori
 

Mitos Paling Umum tentang Pori-Pori

Tidak lama ini, kami memberi Anda Quiz tentang mengapa pori-pori membesar, dan apa yang harus dilakukan. Sekarang untuk membantu melanjutkan perjalanan pendidikan pori Anda, kami menghapus mitos tentang pori paling umum di bawah ini.

Kita semua ingin pori-pori kita dibersihkan dengan dalam dan tampak sekecil mungkin, tetapi ini bisa menjadi perjuangan besar untuk membuat mereka demikian. Tidak hanya ada ratusan produk di pasaran yang mengklaim dapat merawat dan mengecilkan pori-pori, ada juga banyak mitos membingungkan yang beredar tentang bagaimana fungsinya.

Untungnya, Happy Beauty ada di sini untuk menghilangkan misteri beberapa cerita rakyat tentang pori ini sehingga Anda dapat kembali ke rutinitas perawatan kulit Anda dengan percaya diri.

MITOS: Pori-pori dapat "ditutup" saat terkena suhu dingin ...

Pori-pori tidak tutup atau buka seperti jendela pada kulit Anda, sebaliknya, mereka dapat menjadi melebar tergantung pada berapa banyak sebum (minyak) dan kotoran lain yang menyumbatnya, membuatnya tampak lebih besar. Namun, perawatan pendingin, seperti masker yang disimpan di dalam lemari es, dapat menyebabkan penyempitan sementara. Jadi, saat menggunakan suhu dingin dapat menutup dalam perawatan perawatan kulit dan menenangkan iritasi, tidak ada yang akan membuat pori-pori Anda sepenuhnya tertutup.

MITOS: … dan terbuka” dengan panas.

Pori-pori Anda selalu terbuka. Yang panas, seperti dari steamer wajah atau baju hangat, adalah membantu membuka pori-pori melebar  dan memungkinkan pelunakan sebum dan puing-puing (seperti sel kulit mati) di dalamnya. Itu sebabnya banyak facialists akan mengukus kulit Anda sebelum perawatan, karena memungkinkan untuk setiap kotoran menjadi longgar dan untuk ekstraksi dilakukan dengan lebih nyaman dan mudah. Perawatan wajah, seperti pengelupasan kulit dan masker, juga dapat menembus permukaan kulit dengan lebih baik ketika pori-pori terbuka, jadi cobalah menambahkan uap wajah di rumah ke rutinitas Anda sebelum menggunakan masker pembersihan mendalam seperti Glacial Clay Facial Mask.

Untuk uapnya, Anda bisa mengisi bak cuci dengan air panas dan menutupi kepala Anda dengan handuk, membiarkan uap menghangatkan wajah Anda. Menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam air dapat membuat pengalaman rileks juga. Ingatlah untuk menghindari membiarkan air yang terlalu panas menyentuh kulit Anda, karena dapat mengiritasi dan mengeringkan.

MITOS: Komedo adalah kotoran yang terbentuk di dalam pori-pori Anda.

Sementara titik-titik hitam kecil yang muncul dalam kelompok mungkin terlihat seperti bintik-bintik kotoran, pori-pori Anda sebenarnya tersumbat dengan sel kulit mati dan sebum yang terperangkap yang telah teroksidasi, menyebabkannya menjadi hitam. Ketika komedo muncul, itu adalah tanda bahwa sel-sel kulit mati Anda tidak secara teratur dikelupas, dan bahwa produksi sebum kulit Anda menderita ketidakseimbangan. Salah satu perbaikan terbaik untuk ini adalah dengan menggunakan produk yang mengandung BHA (beta hydroxy acids), yang paling populer di antaranya adalah Salicylic Acid. Kami rekomendasikan AHA BHA PHA 30 Days Miracle Toner.

MITOS: Ukuran pori Anda tetap sama selamanya.

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami kulit kita melambat, dan elastisitas kulit berkurang. Kolagen membantu pori-pori kita “bergerak mundur” sehingga berbicara, memungkinkan mereka untuk kembali ke ukuran normal ketika sebum dan sel-sel kulit mati memerah. Namun, tanpa kolagen baru yang sehat, dinding pori kita dapat mulai mengendur dan seiring waktu, mereka akan mulai terlihat lebih besar. Pengelupasan kulit secara teratur dapat membantu menjaga pori-pori Anda tetap sehat, dan menggunakan serum antioksidan seperti Galactomyces Pure Vitamin C Glow Serum dapat membangun elastisitas dan melawan radikal bebas yang merusak kolagen yang sehat.

MITOS: Tabir surya akan menyumbat pori-pori Anda.

Banyak orang menghindari menggunakan SPF setiap hari di wajah mereka, percaya bahwa semua formula tabir surya berminyak dan akan menyebabkan pori-pori tersumbat dan berjerawat yang membuat frustrasi. Untungnya, formulasi tabir surya telah meningkat secara drastis dalam beberapa tahun terakhir, dan ada banyak formula noncomedogenic di pasaran yang mudah diterapkan setiap hari, tanpa efek negatif pada pori-pori Anda. Bahkan, menggunakan SPF setiap hari dapat membantu menjaga pori-pori Anda tetap prima. Studi terbaru menunjukkan bahwa sinar UV dapat menyebabkan penurunan cepat dalam produksi kolagen, yang sangat dibutuhkan untuk pori-pori yang sehat dan tangguh. Oleskan SPF bertekstur ringan seperti Suntana 5.0 SPF50/PA+++ setiap hari untuk perlindungan matahari yang tidak berminyak, menyejukkan yang akan menjaga pori-pori Anda dari menjadi lemah dan membesar.